November 5th 2016 | Category: Tanaman Hidroponik

Cara membuat pupuk untuk tanaman hidroponik. Pupuk hidroponik menjadi bagian penting dari metode menanam dengan hidroponik. Pasalnya, pupuk yang digunakan pada hidroponik tidak sama dengan pupuk pada umumnya. Pupuk pada sayuran yang ditanam dengan teknik hidroponik menggunakan nutrisi yang berbentuk cairan. Agar lebih memahami seperti apa pupuk hidroponik, ada baiknya mempelajari beberapa hal penting yang berkaitan dengan menanam secara hidroponik.

Cara Menanam Hidroponik

Perlu anda ketahui bahwa menanam secara hidroponik berbeda dengan cara bertanam dengan menggunakan tanah. Sesuai dengan namanya,cara menanam hidroponik adalah menggunakan air. Air yang dimaksud adalah air khusus yang juga berlaku sebagai pupuk nutrisi bagi tanaman hidroponik tersebut. Walaupun hanya menggunakan air yang ditambah dengan nutrisi, tanaman akan tetap tumbuh dengan maksimal asalnya komposisinya tepat. Umumnya, menanam secara hidroponik digunakan untuk bertanam sayuran. Bertanam hidroponik dipercaya lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia berbahaya. Tidak heran jika banyak orang bertanam dengan metode hidroponik untuk memenuhi kebutuhan sayuran sehat yang bebas pestisida di rumah. Beberapa supermarket di Indonesia juga sudah menawarkan produk sayur dan buah yang ditanam dengan metode hidroponik.

Baca juga artikel terkait Cara Membuat Pupuk Untuk Tanaman Hidroponik di: Dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Hidroponik, .

Pupuk Khusus Bertanam Hidroponik – Nutrisi Pupuk Untuk Hidroponik

Karena tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia berbahaya, sayuran membutuhkan nutrisi agar bisa tumbuh secara maksimal. Nutrisi inilah yang sering disebut juga dengan pupuknya tanaman hidroponik. Ada dua cara untuk mendapatkan pupuk untuk bertanam secara hidroponik. Pertama, anda bisa membelinya langsung di toko khusus tanaman. Pupuk tersebut disebut dengan nutrisi AB mix. Sesuai dengan namanya, pupuk atau nutrisi ini sudah dicampur dan siap digunakan untuk sayuran hidroponik anda. Cukup campurkan dengan air kemudian aduk dan pasang kembali net pot sayuran hidroponik anda.

Cara Membuat Pupuk Untuk Tanaman Hidroponik Cara Membuat Pupuk Untuk Tanaman Hidroponik

Cara Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik Sederhana

Langkah pertama untuk membuat pupuk hidroponik tersebut adalah menyiapkan ember terlebih dahulu. Sebagai referensi, anda bisa menyiapkan ember dengan volume 20 liter. Langkah kedua, masukkan semua bahan pupuk yang disebutkan di atas. Langkah ketiga, siapkan air sumur atau air sungai. Air sumur atau air sungai adalah jenis air yang baik karena memiliki pH 7. Tidak disarankan menggunakan air PDAM atau PAM di rumah. Pasalnya, air PDAM memiliki pH kurang dari 7 sehingga kurang baik untuk sayuran hidroponik. Jika memang tidak ada air sumur atau air sungai, maka ada baiknya mengendapkan air PDAM selama 7 sampai 10 hari terlebih dahulu sebelum digunakan. Tuangkan air tersebut perlahan ke dalam ember berisi campuran pupuk. Aduk hingga pupuk tercampur rata dengan air atau pupuk sudah tidak mengendap. Langkah ketiga, tuangkan larutan tadi ke dalam bak 100 liter kemudian tambahkan air hingga penuh. Aduk rata dan pupuk atau nutrisi hidroponik siap untuk digunakan.

Kedua, jika ingin mencoba sesuatu yang baru anda pun bisa membuat nutrisi atau pupuk hidroponik sederhana sendiri. Memang, membuat pupuk atau nutrisi hidroponik sendiri sedikit lebih rumit tetapi akan menyenangkan jika anda memang suka sekali bercocok tanam. Ada beberapa bahan yang harus anda siapkan terlebih dahulu. Bahan-bahan tersebut antara lain pupuk urea, pupuk KCL, pupuk NPK, dan pupuk daun gandasil. Siapkan semua bahan tersebut sekitar 1000 gram kecuali pupuk daun gandasil 50 gram saja. Selain menyiapkan bahan tersebut, anda juga harus menyiapkan beberapa peralatan. Peralatan tersebut antara lain ember, drum plastik, timbangan digital, alat pengaduk, dan air sumur atau air sungai.

Cara Membuat Pupuk Hidroponik Sederhana

Selain menggunakan berbagai pupuk seperti yang dijelaskan di atas, anda juga bisa membuat nutrisi atau pupuk hidroponik yang lebih sederhana. Pertama, anda harus membeli terlebih dahulu bubuk atau nutrisi berbentuk padat yaitu nutrisi A dan nutrisi B. Nutrisi ini bisa ditemukan di toko-toko yang menjual tanaman atau alat bercocok tanam. Kedua, siapkan 2 ember air sumur atau sungai sebanyak 5 liter untuk setiap ember. Ketiga, tuangkan nutrisi A pada ember pertama dan tuangkan nutrisi B pada ember kedua. Aduk larutan tersebut hingga rata. Keempat, ambil sekitar 5ml larutan A dan larutan B. Kelima, siapkan ember berisi air sebanyak 1 liter saja. Keenam, tuangkan 5ml larutan A dan larutan B ke dalam ember berisi 1 liter air tersebut. Aduk hingga rata kemudian larutan siap digunakan sebagai pupuk hidroponik. Tidak diperkenankan mencampur langsung bubuk A dan B secara bersamaan. Selain itu, pastikan takarannya tepat. Terlalu banyak bubuk A dan B yang digunakan akan membuat tanaman atau sayuran gosong atau mati. Sebaliknya, jika terlalu sedikit, maka sayuran tidak bisa tumbuh secara maksimal.

Baca juga: , dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Hidroponik.

Setelah membaca artikel cara membuat pupuk untuk tanaman hidroponik di atas, dapat kita simpulkan bahwa pupuk adalah aspek yang penting dalam bertanam hidroponik. Oleh karena itu, sangat penting untuk belajar hidroponik yang benar khususnya teknik hidroponik dalam meramu pupuk atau nutrisinya. Pilihan tetap ditangan anda apakah ingin menggunakan pupuk hidroponik siap pakai ataukah membuat sendiri di rumah dengan 2 cara tersebut. Anda juga dapat membaca artikel kami mengenai media tanam hidroponik di artikel cara membuat media tanam hidroponik.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Membuat Pupuk Untuk Tanaman Hidroponik


Tips Seputar Cara Membuat Pupuk Untuk Tanaman Hidroponik


Shares