November 14th 2016 | Category: Tanaman Hidroponik

Cara membuat tanaman hidroponik mulai banyak dicari oleh mereka yang hobi bercocok tanam. Ada banyak alasan mengapa anda perlubelajar hidroponik. Salah satunya adalah karena anda bisa mendapatkan sayuran yang sehat dan bebas pestisida di rumah. Selain itu, bertanam dengan metode hidroponik sangat cocok untuk anda yang tidak memiliki lahan yang luas. Perlu diketahui bahwa hidroponik tidak menggunakan tanah sama sekali. anda bisa menggunakan pipa ataupun wadah plastik sebagai media tanam. Lalu, apa saja yang harus anda siapkan dan bagaimana cara membuat tanaman hidroponik yang benar?

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana

Baca juga artikel terkait Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana di: Dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Hidroponik, .

Persiapan Bahan Bertanam Hidroponik

Sebelum belajar bertanam hidroponik, anda harus menyiapkan beberapa bahan dan alatnya terlebih dahulu. Bahan untuk bertanam hidroponik antara lain:

Bibit Tanaman Hidroponik
Bibit tanaman hidroponik yang akan digunakan pada artikel ini adalah benih sayuran. Benih sayuran yang digunakan bisa beragam seperti bayam, pok coy, kangkung, dan beberapa jenis sayuran hijau lainnya.

Pupuk Hidroponik atau Nutrisi AB Mix
Bertanam hidroponik artinya bertanam menggunakan air. Air yang digunakan pada tanaman hidroponik bukanlah air biasa namun air yang sudah dicampur dengan pupuk khusus. Pupuk tersebut berlaku sebagai nutrisi yang akan membuat sayuran tumbuh dengan maksimal. Untuk belajar lebih jelas tentang cara membuat pupuk hidroponik, anda dapat membaca artikel cara membuat pupuk untuk tanaman hidroponik.

Air Untuk Tanaman Hidroponik
Jenis air yang digunakan untuk bertanam hidroponik memang beragam. Namun, jenis air yang baik adalah air sumur, air sungai atau air hujan. Air kran justru tidak terlalu baik untuk tanaman hidroponik. Air yang baik untuk bertanam hidroponik adalah air dengan pH 7 dan ini dimiliki oleh air sumur, hujan atau air sungai.

Media Tanam Hidroponik
Ada beberapa jenis media tanam yang bisa anda gunakan untuk bercocok tanam hidroponik. Media tanam tersebut antara lain rockwool, arang sekam, cocopeat, dan lain sebagainya. Media tanam tersebut berlaku sebagai pengganti tanah.

Persiapan Alat Bertanam Hidroponik

Setelah menyiapkan bahan di atas, anda juga harus menyiapkan alat untuk bertanam dengan sistem hidroponik. Beberapa alat yang perlu dipersiapkan antara lain:

Pipa atau Wadah Plastik
Pipa atau wadah plastik berfungsi untuk menempatkan sayuran dan air nutrisi. Jika sudah serius bertanam hidroponik, maka gunakan pipa yang dilubangi. Pipa tersebut akan difungsikan untuk mengalirkan nutrisi hingga masa panen nanti. Namun, jika anda masih coba-coba, maka anda bisa menggunakan wadah plastik sebagai tempat cairan nutrisinya.

Netpot
Netpot adalah semacam pot untuk menaruh media tanam. Netpot biasanya berbentuk seperti pot hanya saja ukurannya sangat kecil. Netpot memiliki lubang untuk menempatkan kain sebagai penyerap nutrisi serta akar tanaman. Netpot juga berfungsi sebagai tempat media tanam seperti rockwool. Untuk tahap pemula, netpot biasanya bisa diganti dengan gelas plastik bekas yang diberi lubang.

Kain
Kain biasanya digunakan untuk membantu menyerap air nutrisi khususnya saat sayuran masih dalam bentuk benih atau belum memiliki akar. Kain dipotong memanjang kemudian diselipkan di antara lubang netpot. Setelah itu, ditumpuk dengan media tanam. Saat kain dicelupkan ke dalam nutrisi, maka nutrisi akan merambat ke media tanam dan membuat media tanam basah.

Bertanam dengan Menggunakan Sistem Hidroponik

Lalu, bagaimana cara membuat tanaman hidroponik setelah semua bahan dan alat siap? Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan nutrisi atau pupuk hidroponiknya terlebih dahulu. Jika anda ingin cepat, maka beli saja pupuk atau nutrisi AB Mix siap pakai. Campur nutrisi tersebut dalam 1 liter air kemudian siap digunakan. Kemudian, siapkan media tanamnya. Jika anda menggunakan rockwool, maka potong rockwool seukuran dadu sehingga cukup dimasukkan dalam netpot. Basahi media tanam kemudian masukkan benihnya. Hal ini sama saja dengan media tanam lainnya. Langkah selanjutnya, masukkan media tanam yang sudah diisi dengan benih ke netpot yang sudah diselipkan kain. Langkah terakhir adalah memasukkan netpot yang sudah siap tersebut ke pipa atau wadah plastik. Biarkan sayuran tersebut tumbuh dan siap untuk dipanen.

Tips Bertanam Hidroponik

Ada beberapa tips yang harus anda perhatikan saat bercocok tanam dengan hidroponik. Pertama, perhatikan air yang anda gunakan. Pastikan air tersebut memiliki pH 7 sehingga sayuran bisa tumbuh secara maksimal. Kedua, perhatikan instruksi penggunaan nutrisi dengan benar. Jangan terlalu banyak menggunakan nutrisi karena justru akan membuat sayuran mati. Ketiga, perhatikan kebutuhan nutrisi. Salah satu keunggulan bercocok tanam hidroponik adalah anda tidak perlu menyiram setiap hari, namun jangan sampai lupa memeriksa nutrisinya. Tambahkan nutrisi jika memang sudah mulai habis atau terlihat kotor. Keempat pastikan sayuran tidak terlalu terkena sinar matahari yang terlalu terik. Gunakan jaring atau menempatkan pada area yang tidak terlalu terpapar sinar matahari.

Semoga informasi mengenai cara membuat tanaman hidroponik ini berguna bagi anda. Yang paling penting adalah akhirnya anda mengetahui bahwa cara membuat tanaman hidroponik tidak serumit yang anda bayangkan. Dengan ketelatenan dan kesabaran maka dalam waktu beberapa minggu anda sudah bisa memanen sayur yang bebas pestisida dan bahan kimia berbahaya.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana


Tips Seputar Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana


Shares