January 11th 2017 | Category: Tanaman Hidroponik

Cara menanam hidroponik dengan media air. Apakah anda sudah mengetahui cara menanam hidroponik dengan media air? Berdasarkan prinsipnya, metode penanaman hidroponik merupakan teknik bercocok tanam berbagai jenis tanaman dengan menggunakan air sebagai medianya. Dalam kata lain, kebutuhan lahan untuk metode penanaman hidroponik cenderung lebih sempit daripada lahan pertanian biasa. Selain itu, pemanfaatan air sebagai media budidaya sangat memungkinkan tanaman menjadi mudah diawasi parameter nustrisi, hama penyakit dan pencahayaannya.

Bagi anda yang membutuhkan panduan untuk menanam tanaman hias, sayuran hingga buah-buahan menggunakan metode hidroponik, di bawah ini merupakan langkah-langkah di mulai dari penanaman sampai dengan pengembangan yang tepat untuk mendapatkan hasil budidaya hidroponik yang lebih maksimal.

Baca juga artikel terkait Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air di: Dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Hidroponik, .

Persiapan Alat dan Bahan Menanam Tanaman Hidroponik

Untuk dapat melakukan penanaman menggunakan metode hidroponik, tentunya langkah yang pertama anda butuhkan adalah menyiapkan alat maupun bahan. Adapun berbagai alat serta bahan yang dibutuhkan untuk menanam tanaman menggunakan metode hidroponik dengan air antara lain yakni:

  • Kain fanel yang digunakan sebagai sumbu air,
  • Botol plastik yang difungsikan sebagai wadah penanaman,
  • Pupuk yang memberikan nutrisi hidroponik kepada tanaman,
  • Pisau,
  • Bibit tanaman hidroponik,
  • Solder
  • Media tanam berupa sekam padi, arang, batu bara, kerikil, pasir atau rockwool.

Pastikan semua alat maupun bahan yang dibutuhkan tersebut telah terlebih dahulu siap saat anda akan mempraktikkan cara menanam hidroponik dengan media air. Setelah memastikan semua bahan dan juga alat yang dibutuhkan sudah siap, anda dapat langsung mengikuti satu per satu langkah penanaman hidroponik yang ada di bawah ini.

Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air

Langkah-langkah Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air

Perhatikan secara seksama langkah-langkah untuk menanam tanaman menggunakan metode hidroponik dengan media air di bawah ini. Dengan demikian, keberhasilan penanaman juga dapat diperkirakan memililiki peluang yang lebih besar. Adapun langkah-langkah penanaman menggunakan metode hidroponik dengan media air ini dapat anda lakukan untuk menanam jenis tanaman hidroponik apa pun.

  1. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memotong botol plastik yang tadi sudah anda persiapkan menjadi dua bagian menggunakan bantuan pisau. Botol yang ada di bagian bawah dapat anda gunakan untuk menampung air. Sedangkan dari hasil potongan bagian atas botol dapat dimanfaatkan sebagai media penanaman. Botol dari bagian atas ini sendiri merupakan bagian yang berbentuk menyerupai corong.
  2. Kain flanel kemudian harus anda masukkan ke botol bagian atas. Pastikan posisinya melewati tutup botol dengan setengah kain flanel berada di luar botol dan sisanya ada di bagian dalam botol. Flanel yang keluar botol harus melewati tutup botol, berfungsi sebagai sumbu air.
  3. Isi bagian bawah botol dengan air hingga penuh, kemudian masukkan pupuk orrganik cair. Dosis pupuk organik cair yang dibutuhkan harus sesuai dengan yang tercantum di dalam kemasan.
  4. Botol bagian atas harus diletakkan di bagian atas botol bagian bawah. Posisinya harus terbalik sehingga sumbu yang terbuat dari kain flanel tersebut tercelup dalam air.
  5. Media tanam dimasukkan ke dalam bagian atas botol hingga penuh. Disarankan bagi anda untuk dapat menggunakan media tanam berupa sekam padi. Karena sekam padi sendiri memiliki kualitas yang terbaik sebagai media budidaya secara hidroponik. Hal yang penting untuk anda ingat adalah fungsi dari media tanam ini hanyalah sebatas sebagai tempat yang digunakan berpegangan akar tanaman agar dapat tumbuh dengan tegak.
  6. Tanamkan bibit tanaman hidroponik pada media budidaya tersebut setidaknya 3 (tiga) tanaman di masing-masing botol. Mengenai teknik penanaman hidroponik, bibit dari tanaman hidroponik yag anda siapkan sebaiknya merupakan tanaman kecil berdaun 3 hingga 5 helai.
  7. Tempatkan botol-botol yang anda gunakan untuk menanam tanaman menggunakan metode penanaman hidroponik tersebut pada tempat terbuka. Setidaknya tempat yang mendapatkan pancaran sinar matahari langsung secara memadai, namun tetap harus terhindar dari bahaya guyuran air hujan. Pasalnya, hujan dapat merusak tanaman yang baru anda tanam menggunakan metode hidroponik tersebut.

Sampai di sini, cara menanam hidroponik dengan media air sudah selesai anda lakukan dan selanjutnya anda hanya perlu memantau perkembangannya. Meskipun penanaman berbagai bibit tanaman hias, sayuran maupun buah-buahan menggunakan metode hidroponik mudah, tetap saja dalam perawatannya membutuhkan perhatian yang lebih agar pertumbuhan setiap tanaman benar-benar maksimal. Tentunya sekaligus memberikan hasil budidaya yang cukup memuaskan.

Terlepas dari panduan langkah-langkah yang disebutkan di atas, bercocok tanam dengan cara hidroponik sendiri memiliki tata cara ketentuan lainnya. Mengingat sebenarnya metode atau jenis penanaman hidroponik menggunakan media air terbagi ke dalam beberapa bagian. Akan tetapi, mengenai cara menanam hidroponik dengan media air yang umumnya sudah sering digunakan adalah metode sederhana, WICK, dan Nutrient Film Technique (NFT).

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air


Tips Seputar Cara Menanam Hidroponik Dengan Media Air


Shares