January 9th 2017 | Category: Tanaman Hidroponik

Cara menanam sayuran hidroponik sekiranya bisa menjadi alternatif efektif bagi Anda yang ingin budidaya sayuran tetapi tidak memiliki lahan memadai. Sayuran sendiri merupakan sumber makanan sehat. Sayuran kaya kandungan mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Dalam budidaya sayuran ada beberapa metode yang bisa diterapkan, satu diantaranya yakni hidroponik.

Hidroponik merupakan budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah. Mungkin sempat muncul tanda tanya besar, bagaimana cara menanam sayuran bila tidak ada tanahnya? Sebelumnya perlu diketahui apa fungsi tanah bagi tanaman. Fungsi tanah tidak lain adalah sebagai penompang tanah dan media yang mana di dalamnya terdapat kandungan unsur hara seperti vitamin dan mineral. Unsur hara tersebut menentukan kelangsungan hidup tanaman. Tanaman hanya akan tumbuh subur hanya jika unsur hara dan air terpenuhi sebagaimana mestinya.

Baca juga artikel terkait Cara Menanam Sayuran Hidroponik Dengan 3 Metode di: Dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Hidroponik, .
Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Dari pernyataan di atas bisa diambil kesimpulan, budidaya sayuran hidroponik tetap akan berhasil baik meski tanpa menggunakan media tanah. Kuncinya hanyalah perlu memperhatikan pasokan nutrisi tanama. Cara menanam sayuran dengan sistem hidroponik tidaklah sulit dan bisa dicoba oleh siapa saja.

Metode Alternatif Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Sistem Kultur Air

Cara ini bisa Anda coba lakukan dengan memberi larutan hara ke bagian dasar media tanam hidroponik yang digunakan. Tujuannya tidak lain supaya larutan hara dapat diserap akar tanaman secara optimal. Cara menanam sayuran ini cocok diterapkan pada selada, kangkung air, dan juga bayam air.

Sistem Kultur Agregat

Media tanam hidroponik cukup beragam. Beberapa diantaranya seperti batu kerikil, pecahan batu bata, pasir, dan masih banyak lagi. Media tanam tersebut diletakkan sedemikian rupa pada pot atau botol plastik sebagai pengganti pot. Cara inilah yang dikenal sebagai sistem kultur agregat. Berbeda dengan sistem kultur air. Pada sistem kultur air pasokan air yang kaya kandungan hara sudah pasti akan diterima tanaman. Dalam sistem agregat Anda harus lebih rajin menyemportkan larutan hara agar tanaman tumbuh subur secara sempurna. Jadi Anda memang dituntut lebih telaten.

Nutrient Film Technique (NFT)

Cara menanam sayuran hidroponik ini memanfaatkan selokan. Namun, selokan tersebut bukan selokan seperti parit yang banyak ditemui di tepi jalan. Selokan sebagai pengganti tanah tersebut dibuat dari bahan logam tipis yang anti karat. Larutan nutrisi selanjutkan akan dialirkan melalui selokan sampai larutan tersebut mengenai akar tanaman yang ada di dalam selokan. Cara ini banyak diterapkan di negara maju yang memiliki keterbatasan lahan pertanian seperti Korea Selatan dan Jepang.

Itulah 3 metode alternatif yang dapat Anda coba untuk menanam sayuran secara hidroponik. Merupakan sistem yang terbilang sederhana dengan hasil tanaman lebih berkualitas. Tanaman atau sayuran hidroponik memang dikenal lebih kaya kandungan nutrisi dan memiliki cita rasa lebih enak.

Cara Sederhana Membuat Sayuran Hidroponik

Cara membuat sayuran hidroponik cukup sederhana. Bahkan bisa dicoba oleh para pemula yang ingin menanam sayuran di media lain selain tanah. Bagi Anda yang ingin menanam sayuran di rumah baik untuk kebutuhan pribadi ataupun mencoba untuk budidaya komersi berikut langkah-langkahnya:

Siapkan Benih Tanaman Hidroponik

Benih tanaman hidroponik bisa Anda siapkan sendiri atau membelinya di toko pertanian. Untuk pemula disarankan untuk membelinya di toko. Setelah Anda memiliki benih tanaman, semai benih tersebut pada media semai. Media semai seperti rockwool lebih direkomendasikan karena mempunyai daya serap air tinggi dan steril.

Siapkan Media Tanam Hidroponik

Media tanam hidroponik beragam. Adapun media tanam yang baik tidak menyumbat sistem pengairan, tidak mengganggu larutan nutrisi, dan memiliki pori-pori yang baik. Beberapa media tanam yang bisa dipilih diantaranya pasir kerikil, sabut kelapa, sekam bakar, atau campuran rockwool. Pilih media tanam Anda lalu tempatkan pada wadah seperti pot atau botol plastik bekas. Setelah benih yang disemai cukup umur, pindahkan ke media tanam.

Pemberian Nutrisi

Nutrisi sayuran hidroponik didapat dari larutan nutrisi. Hal ini mengingat tidak ada media tanah yang digunakan. Adapun pemberian nutrisi bisa memiliki peranan penting agar sayuran tumbuh subur. Namun, tidak lantas boleh asal memberi nutrisi. Melainkan ada ukuran atau takarannya sendiri agar sayuran tumbuh baik.

Merawat Sayuran Hidroponik

Cara merawat sayuran hidroponik juga tidak kalah mudah. Hanya saja dibutuhkan ketelatenan. Cara perawatan seperti halnya merawat tanaman pada umumnya yakni melakukan pemangkasan, pembersihan gulma, dan sebagainya. Pada proses perawatan pengaturan ukuran nutrisi juga perlu dikontrol apakah cenderung berlebih atau malah kurang.

Demikian beberapa tahapan cara menanam sekaligus merawat sayuran hidroponik. Cukup sederhana dan mudah dicoba, tidak terkecuali bagi pemula. Sekian ulasan kali ini, semoga memberi ulasan bermanfaat seputar cara menanam sayuran hidroponik.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Menanam Sayuran Hidroponik Dengan 3 Metode


Tips Seputar Cara Menanam Sayuran Hidroponik Dengan 3 Metode


Shares