January 15th 2017 | Category: Tanaman Hidroponik

Cara tanaman hidroponik di rumah memang mempunyai banyak manfaat. Selain dapat membuat halaman rumah lebih hijau dan sejuk, sayur dan buah yang anda tanam bisa langsung dikonsumsi. Hidroponik merupakan cara yang paling tepat untuk menanam sayuran atau buah di rumah. Tanaman ini tidak perlu tempat atau lahan yang luas.

Cara Menanam Dengan Hidroponik Di Rumah Untuk Pemula

Cara menanam dengan hidroponik yang tergolong sederhana dan mudah adalah menggunakan sistem wick. Sistem ini juga disebut dengan sistem sumbu. Cara ini sangat mudah bagi pemula yang baru pertama kali ingin menanam tanaman secara hidroponik. Ini disebabkan karena anda tidak membutuhkan banyak material. Dana yang diperlukan untuk membuat sistem wick juga tidak banyak. Kelemahannya adalah anda tidak dapat menanam tanaman dalam jumlah yang besar. Bagi anda yang sama sekali belum pernah berkebun, teknik hidroponik ini bisa digunakan untuk belajar. Sistem ini pasif tanpa ada listrik atau energi untuk mengalirkan nutrisi. Larutan nutrisi hanya diletakkan di sebuah wadah dan dialirkan menggunakan sumbu. Akar tumbuhan tidak terkena air tetapi ditumbuhkan di dalam media tanam. Kemudian letakkan sumbu di bagian bawah dari media tanam. Sebaiknya dekat dengan akar. Sedangkan ujung sumbu yang lain bisa diletakkan dalam wadah yang sudah diisi larutan nutrisi.

Baca juga artikel terkait Cara Tanaman Hidroponik Di Rumah Dan Media Tanamnya di: Dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Hidroponik, .

Kapilaritas air membuat media tanam bisa lembap dan tumbuhan akan memperoleh nutrisi. anda tidak perlu bingung membeli bahan untuk digunakan sebagai wadah karena anda bisa menggunakan bahan yang sudah tersedia di rumah seperti sumbu kompor, kain bekas, kapas, botol bekas, dan ember untuk wadah nutrisi. anda bisa menggunakan botol yang berukuran 1.5 liter. Potong jadi dua bagian. Bagian bawah untuk nutrisi dan bagian atas untuk media tanam.

Cara Tanaman Hidroponik Di Rumah Cara Tanaman Hidroponik Di Rumah

Macam-Macam Media Tanam Hidroponik

Setelah anda mengetahui tentang cara tanaman hidroponik di rumah, maka anda juga harus tahu tentang media tanam apa saja yang digunakan untuk menanam tanaman hidroponik. Tanah adalah media tanam yang paling banyak digunakan karena anda bisa mendapatkan tanah dengan mudah dan tanah memiliki kandungan unsur hara yang bisa membuat tanaman tumbuh dengan subur. Tetapi, perkembangan di dunia pertanian yang semakin pesat tidak didukung dengan lahan yang sempit sehingga banyak solusi yang muncul untuk mengatasi masalah tersebut yakni hidroponik. Dengan cara ini, anda bisa menanam tanaman tanpa tanah. anda menggunakan nutrisi dan air untuk menggantikan unsur hara yang ada di dalam tanah. Dengan sistem ini, ada banyak media tanam hidroponik sebagai berikut:

Pasir
Pasir dapat menjadi media tanam karena bobotnya berat dan bisa menopang agar tanaman berdiri tegak. Pasir memiliki pori-pori yang besar sehingga bisa basah dengan mudah dan kering dengan cepat. Pasir bisa menghasilkan sirkulasi udara yang baik untuk akar tanaman.

Arang sekam padi
Media ini memiliki porositas yang baik, tidak lapuk, sumber kalium, bisa mengikat air dengan mudah, dan ringan. Arang sekam sangat baik untuk media bagi buah dan sayur hidroponik. Arang sekam bisa membawa zat organik dan menahan air lebih lama.

Sabut kelapa atau coco peat
Sebaiknya, pilihlah sabut kelapa yang sudah tua karena mempunyai serat yang sangat kuat. Sabut kelapa bisa digunakan di area dengan curah hujan yang rendah karena terlalu banyak curah hujan akan membuat sabut kelapa lapuk. Tanaman bisa menjadi cepat busuk sehingga tanaman diserang penyakit. Kelebihan media tanam ini adalah bisa mengikat air dengan kuat, cocok untuk kondisi panas, mempunyai kandungan unsur hara seperti fosfor, magnesium, natrium, kalsium, dan kalium.

Gel atau hydrogel
Gel merupakan kristal polimer yang bisa digunakan untuk media tanam. Media ini sangat efisien dan praktis karena anda tidak perlu memupuk, menyiram, atau mengganti baru. Media tanam ini juga mempunyai banyak warna sehingga bisa mempercantik tanaman di rumah anda. Media ini cocok untuk tanaman yang berada di dalam ruangan seperti anturium dan philodendron. Tetapi, tanaman dengan akar keras seperti adenium tidak cocok menggunakan media tanam ini.

Kerikil
Fungsi kerikil sama dengan pasir karena mempunyai pori-pori yang besar. Tetapi anda harus menyiram tanaman secara rutin jika menggunakan media tanam berupa kerikil karena kerikil sangat cepat kering. Saat ini, ada kerikil sintesis. Kerikil sintesis lebih baik dalam menyerap air dibandingkan dengan kerikil biasa sehingga sirkulasi dan kelembapan tetap terjaga.

Vermikulit
Ini merupakan media anorganik yang mengandung halium dan potasium. Media tanam ini bisa meningkatkan daya serap air sehingga tanaman bisa lebih optimal menyerap unsur hara.

Rockwool
Ini dibuat dari batuan basalt yang sudah dipanaskan dengan suhu 1.6000C. Setelah mencair, batuan dimasukkan ke sentrifugal dan membentuk serat. Setelah dingin, serat tersebut bisa dipotong sesuai dengan kebutuhan. Suhu yang tinggi membuat bakteri mati. Rockwool digunakan oleh petani Eropa.

Itulah beberapa media tanam yang digunakan dalam cara tanaman hidroponik di rumah. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai cara bertanam hidroponik dengan media air, anda dapat membaca artikel kami mengenai cara menanam hidroponik dengan media air.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Tanaman Hidroponik Di Rumah Dan Media Tanamnya


Tips Seputar Cara Tanaman Hidroponik Di Rumah Dan Media Tanamnya


Shares