August 26th 2016 | Category: Tabulampot, Tanaman Buah

Cara Menanam Pohon Jambu Biji Dalam Pot (tabulampot). Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara budidaya jambu biji di dalam pot. Seperti yang telah kita ketahui, manfaat jambu biji bagi tubuh sangatlah banyak. Antara lain, jambu biji bermanfaat bagi kesehatan jantung, meringankan influenze, memperlancar saluran pencernaan, sebagai antioksidan, baik untuk kesehatan mata, tanaman obat kanker, dan dapat membantu menurunkan kolesterol.

Tanaman buah jambu biji termasuk tanaman buah jenis perdu. Klasifikasi jambu biji anatara lain jambu biji bangkok, jambu biji kristal, sukun (non-biji), pasar minggu, australia dan getas merah, jambu biji apel, jambu biji merah dan jambu biji palembang. Tanaman buah jambu biji berasal dari Brazilia Amerika Tengah, kemudian menyebar ke Thailand, dan kemudian ke negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Tanaman buah jambu biji telah banyak dibudidayakan di daerah Jawa. Tanaman buah jambu biji sering disebut juga sebagai jambu klutuk, jambu siki dan jambu batu. Budidaya jambu biji biasanya dilakukan persilangan melali stek atau okulasi dengan jenis yang lain. Saat ini, ada jenis buah jambu biji yang buahnya lebih besar dan dengan biji yang lebih sedikit.

Khasiat Jambu Biji Merah Khasiat Jambu Biji Merah

Nama latin jambu biji adalah psidium guajava, termasuk famili Myrtaceae ordo Myrtales. Buah jambu biji mempunyai gizi dan mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi, bahkan dua kali lipat kandungan vitamin C yang dimiliki buah jeruk. Selain mengandung vitamin C yang tinggi, buah jambu biji juga mengandung zat-zat gizi yang berguna bagi tubuh, antara lain, protein, tanin, kalium,likopen, kalsium, karbohidrat, fosfor, lemak dan serat. Untuk mengetahui lebih lanjut manfaat tanaman jambu biji dan khasiatnya, anda dapat membaca artikel Manfaat Jambu Biji Bagi Kesehatan Tubuh.

Daun jambu biji dan akar jambu biji juga digunakan sebagai obat tradisional. Kayunya dapat dibuat sebagai peralatan dapur karena memiliki kayu yang kuat dan keras. Pohon jambu biji dapat tumbuh besar apabila ditanam di kebun, oleh karenanya, pohon jambu biji juga dimanfaatkan sebagai pembatas di pekarangan rumah dan juga sebagai tanaman hias. Bagi masyarakat yang mempunyai pekarangan terbatas, menanam tanaman buah jambu biji di dalam pot merupakan solusi yang tepat. Beberapa keuntungan menanam pohon jambu biji di pot antara lain adalah, tidak memerlukan lahan yang luas, mudah dalam penanggulangan hama dan penyakit, mempercantik pekarangan rumah serta mebersihkan dan menyejukan udara sekitar.

Cara Budidaya Tabulampot Jambu Biji

Tanaman buah jambu biji memerlukan peran angin dalam proses penyerbukan. Namun, angin yang terlalu kencang dapat menyebabkan kerontokan pada bunga. Tanaman buah jambu biji merupakan tanaman daerah tropis dan dapat tumbuh di daerah sub-tropis dengan intensitas curah hujan antara 1000-2000 mm/tahun dan merata sepanjang tahun. Tanaman buah jambu biji dapat berkembang dan berbuah dengan optimal pada suhu sekitar 23-28 derajat celcius di siang hari. Kurangnya sinar matahari dapat menyebabkan penurunan hasil atau kurang sempuranya pertumbuhan tanaman jambu biji. Kelembaban udara sekeliling harus cenderung rendah karena kebanyakan tanaman buah jambu biji tumbuh di dataran rendah dan sedang.

Pohon Jambu Biji Dalam Pot Pohon Jambu Biji Dalam Pot

Pemilihan Bibit Jambu Biji

Bibit jambu biji biasanya dikembangkan dengan cara dicangkok dan diokulasi. Sebaikanya pilih bibit yang unggul seperti jambu bangkok atau jambu merah. Ciri-ciri tanaman induk yang bisa dijadikan bibit jambu biji adalah yang buahnya cukup tua dan buahnya tidak jatuh dan pecah. Lakukan pengokulasian atau pencangkokan pada batang tanaman induk jambu yang berdiameter 1cm dan tumbuh lurus. Setelah tumbuh baik, potong cangkokan dan tanam di media tanam.

Untuk memudahkan, bibit jambu biji juga dapat diperoleh dengan membeli di toko pertanian atau penjual bibit tanaman buah. Harga bibit jambu biji bervariasi mulai dari Rp. 15.000,00 – Rp. 150.000,00 tergantung dari jenisnya. Untuk memastikan bibit jambu biji yang berkualitas, perhatikan batang dan daunnya, jangan ada cacat ataupun bibit penyakit.

Media Tanam Tabulampot Pohon Jambu Biji

Tanaman jambu biji dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 5 hingga 1200 meter di atas permukaan laut. Tanaman jambu biji ini juga dapat ditanam di dalam pot. Pohon jambu biji dengan tinggi 30-40 cm membutuhkan pot berdiameter 40-50cm. Sebaiknya opsi diameter penggunaan pot dapat berkisar antara 40-100 cm, disesuaikan dengan tinggi bibit jambu biji yang kita peroleh. Semakin tinggi bibit jambu biji yang akan kita gunakan, maka pot yang kita gunakan harus memiliki tinggi dan diameter yang lebih besar. Pot yang digunakan bisa terbuat dari bahan drum bekas oli yang telah dibersihkan, plastik atau logam.

Media tanam lain yang juga diperlukan tabulampot jambu biji adalah campuran tanah lemping(40%), pasir halus (25%), dan sisanya sebesar 35% adalah pupuk organik yaitu campuran pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbadingan 1:1:1:2. Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya yang berasal dari kotoran kambing, yang mengandung fosfor lebih banyak. Kadar keasaman yang baik bagi media tanam tabulampot jambu biji adalah 4,5-8,2.

Cara Menanam Tabulampot Pohon Jambu Biji

Langkah penanaman tanaman buah jambu biji dalam pot adalah tutup lubang  pada dasar por dengan pecahan genting, lalu diatas genting lapisi dengan kerikil dan pasir secukupnya. Setelah itu, masukan campuran media tanam yang telah dibuat hingga menutup 1/3 bagian dari pot. Keluarkan bibit jambu biji yang akan ditanam (biasanya dikeluarkan dari polybag), lalu pangkas sebagian akarnya. Jika akar tunggang jambu biji terlalu panjang, potong sebagian, sisakan setengahnya. Letakan bibit jambu biji di tengah-tengah pot, lalu timbun dengan media tanam hingga pot penuh. Siram dengan sedikit air lalu tekan-tekan agar tanah dalam pot memadat.

Cara Merawat Tabulampot Pohon Jambu Biji

Penyiraman
Selama dua minggu pertama setelah bibit jambu biji ditanam, lakukan penyiraman secara teratur dua kali sehari agar kelembaban media tanam terjaga dengan baik. Pada minggu-minggu berikutnya, penyiraman dapat dikurangi menjadi satu kali sehari. Apabila pada musim kemarau, penyiraman dapat dilakukan sebanyak dua kali sehari yaitu pagi dan sore.

Pemupukan
Untuk menjaga agar kesuburan media tanam tanaman buah jambu biji tetap terjaga, perlu diberikan pupuk secara berkala. Pupuk harus mengandung unsur hara mikro dan unsur hara makro yang sangat dibutuhkan tanaman untuk berbunga dan berbuah. Pemupukan mulai dilakukan satu bulan setelah tanam. Gunakan pupuk NPK atau urea. Pemupukan dilakukan dengan melubangi tanah disekitar tanaman dengan menggunakan kayu. Masukkan pupuk dan kemudian urug dengan tanah. Siram dengan air agar pupuk dapat diserap oleh tanaman.

Pada tahun 0-1 umur penanaman bibit, pupuk secara berkala diberikan pada setiap pohon dengan campuran 40 kilogram pupuk kandang, 50 kilogram TSP, 100 gram urea dan 20 gram ZK. Dengan sistem pemupukan ini, tanaman dapat berbuah 2kali setahun.

Pemupukan tanaman umur 1-3 tahun, setelah tanaman berbuah 2kali, pemupukan dilakukan dengan NPK 250 gram/pohon, dan TSP 250 gram/pohon. Cara seperti ini dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan TSP dan NPK dengan takaran sama.

Pemangkasan
Pemangkasan tabulampot jambu biji dilakukan ketika mulai tumbuh cabang baru (cabang sekunder). Tujuan pemangkasan adalah untuk mempercepat dan meningkatkan produksi buah. Selain itu pemangkasan juga berfungsi untuk menjaga kelembaban tanaman jambu biji sehingga tidak mudah terserang hama dan penyakit. Cara memangkasnya, ketika cabang primer sudah ditumbuhi cabang sekunder, pangkas cabang sekunder dengan menyisakan tiga cabang. Setelah cabang sekunder ditumbuh cabang tersier, lakukan pemangkasan terhadap cabang tersier dengan menyisakan tiga cabang tersier. Setelah itu biarkan tanaman berbuah.

Pemangkasan pohon jambu biji juga perlu dilakukan setelah masa panen buah berakhir. Tujuannya, agar muncul cabang-cabang baru sebagai tempat munculnya bunga baru pada musim berikutnya dengan hasil lebih meningkat atau pun tetap stabil terjaga. Jangan lupa untuk melakukan penyiangan untuk menghilangkan tumbuhan liar di sekitar pot. Tumbuhan liar  dapat menghambat pertumbuhan tanaman pohon jambu biji.

Penanggulangan hama dan penyakit
Untuk menjaga tabulampot jambu biji dari serangan hama atau penyakit, perlu dilakukan penyemprotan pestisida. Penyemprotan dilakukan 15-20 hari sebelum panen. Tabumlapot jambu biji juga perlu disemprot dengan sevin atau furadan untuk menghindari adanya ulat jambu, tikus atau jenis semut-semutan. Penyemprotan fungisida jenis delsense 200MX juga perlu dilakukan untuk memberantas cendawan yang akan mengundang datangnya semut-semut. Disamping itu, gunakan insektisida untuk memberantas lalat buah dan kutu daun yang disemprot 2x seminggu. Sebulan sebelum panen, penyemprotan insektisida tersebut dapat dihentikan.

Selain itu, ada baiknya kita mengenali hama dan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman buah dalam pot jambu biji kita ini. Beberapa hama dan penyakit yang perlu kita waspadai antara lain:

Hama Pohon Jambu Biji

  • Kalelawar. Hewan ini menyerang buah-buahan sehingga meruskan buah. Indikasi: Buah habis dimakan kalelawar, sebagian maupun seluruhnya. Pengendalian: Ketika pohon jambu biji mulai berbuah, bungkus buah dengan bahan yang kuat.
  • Ulat.  Hama ini menyerang daun sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman. Jika tanaman sudah berbuah, maka hama ini juga ikut menyerang buahnya. Indikasi: daun berlubang-lubang, bahkan habis dimakan ulat. Pengendalian: petik daun yang terserang hama dan semprot tanaman menggunakan insektisida.
  • Penggerek daun. Hama ini menyerang daun sehingga daun menjadi rusak dan pertumbuhan tanaman menjadi terganggu. Indikasi: daun menjadi putih keabu-abuan dan melinting. Pengendalian: semprot menggunakan insektisida dan petik daun yang terserang.
  • Kutu. Hama ini menyerang hampir seluruh ranting, batang dan daun. Indikasi: hampir seluruh bagian pohon terlihat layu dan rusak. Pengendalian: semprot menggunakan insektisida seperti decis 2,5 ec atau perfecthin 400ec.
  • Thrips. Hama ini menyerang pucuk daun. Indikasi: pucuk daun layu dan kering karena dihisap cairannya. Pengendalian: semprot menggunakan insektisida, seperti pegasus 500sc, mesurol 50wp, atau dicarzol 25sp.

Penyakit Pohon Jambu Biji

  • Kapang daun. Penyakit ini disebabkan jamur cladosporum fulvus cke yang menyerang daun. Indikasi: seluruh permukaan daun dipenuhi spora berwarna cokelat. Pengendalian: semprot menggunakan fungisida.
  • Layu. Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang menyerang akar. Indikasi: tanaman terlihat layu pada siang hari, terutama saat terkena sindar matahari. Pengendalian: Cabut pohon yang terserang dan bakar. Ganti dengan bibit yang baru.
  • Blackspot. Indikasi: permukaan daun muncul bercak hitam. Daun kemudian menguning dan akhirnya rontok. Pengendalian: semprot menggunakan fungisida yang mengandung bahan akftif bitertanol, benomil, heksakonazol, dan difenoconazol.
  • Busuk akar. Penyakit ini disebabkan jamur yang menyerang pangkal buah, akar dan juga batang pohon jambu biji. Indikasi: terdapat bercak hitam pada pangkal buah, akar daun hingga batang. Pengendalian: semprot menggunakan fungsida. Bila kondisi sudah parah, cabut tanaman yang terserang kemudian bakar.
  • Busuk daun. Penyakit ini menyerang pangkal buah hingga daun. Indikasi: terdapat bercak hitam pada pangkal buah, daun hingga pangkal buah. Pengendalian: semprot fungisida. Cabut dan bakar tanaman bila kondisinya sudah parah.

Tanaman Buah Dalam Pot Jambu Biji Tanaman Buah Dalam Pot Jambu Biji

Cara Panen Tabulampot Pohon Jambu Biji

Pohon jambu biji mulai berbuah pada umur 6 bulan sampai dengan 1 tahun setelah tanam. Buah jambu biji yang telah matang ciri-cirinya mempunyai ukuran yang cukup besar, berwarna hijau kekuning-kuningan dan warnanya terlihat lebih terang. Pemanenan buah pada pohon jambu biji dapat dilakukan pada pagi atau sore hari. Cara pemanenan yang terbaik adalah dengan dipetik beserta tangkainya. Jangan lupa setelah memanen, lakukan pemangkasan agar pohon jambu biji tidak rusak.

Baca juga: , dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tabulampot,Tanaman Buah.

Demikian artikel mengenai cara menanam pohon jambu biji dalam pot. Meskipun pada dasarnya pohon jambu biji dapat menghasilkan tanpa perlu dirawat, ada baiknya keberadaannya tetap diperhatikan agar memberi hasil yang maksimal. Buah jambu biji ini dapat digunakan sebagai obat demam berdarah, maka tak heran bila banyak dicari dan harga jambu biji cukup tinggi. Semoga artikel kami bermanfaat untuk anda.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Menanam Pohon Jambu Biji Dalam Pot


Tips Seputar Cara Menanam Pohon Jambu Biji Dalam Pot


Shares