November 14th 2016 | Category: Tanaman Hias, Tanaman Hias Bunga

Tanaman hias melati biasa dikaitkan dengan sesuatu yang suci. Jika anda berada di Jawa Tengah, bunga ini harus selalu ada dalam upacara pernikahan. Bahkan bunga melati dikonsumsi sebagai teh. Selain itu, masih banyak manfaat lain dari bunga melati.

Sejarah Tanaman Hias Melati

Selain banyak negara yang sudah melakukan budidaya tanaman hias melati, ternyata tanaman hias ini mempunyai sejarah. Bunga melati adalah perdu dengan batang tegak. Di Italia, tanaman melati Casablanca atau disebut Jasmine officinalle sudah ditanam sejak tahun 1692 dan dibuat menjadi parfum. Pada tahun 1655, Duke Casimo de’ Meici memperkenalkan tanaman melati putih atau J. sambac di Inggris. Pada tahun 1919, tanaman melati J. parkeri ditemukan di India barat laut. Setelah itu, tanaman ini dikembangkan di Inggris di tahun 1923. Tanaman melati juga sudah dikenal di seluruh wilayah Indonesia.

Tanaman Hias Melati Gambar Tanaman Hias Melati

Jenis Tanaman Hias Melati

Dari sekitar 200 jenis tanaman melati, hanya 9 yang berhasil diidentifikasi oleh ahli botani. Ada 8 jenis tanaman melati yang sangat bagus untuk tanaman hias bunga. Tanaman melati banyak tumbuh secara liar di hutan. Berikut ini merupakan jenis dan karakteristik dari tanaman melati:

  • Jasmine sambac adalah melati putih.
  • Jasmine multiflora adalah Spanish jasmine dan melati Casablanca.
  • Jasmine rex adalah melati raja.
  • Jasmine parkeri dunn adalah melati pot.
  • Jasmine mensyi adalah melati pimrose dan jasmine primulinum.
  • Jasmine revolutum sims adalah melati Italia.
  • Jasmine simplicifolium adalah melati bintang, melati Australia, dan jasmine volibile.
  • Melati hibrida memiliki karakteristik dengan warna merah muda dan aroma yang harum.
  • Jasmine officinale adalah melati gambir.

Manfaat Tanaman Hias Bunga Melati

Tanaman hias melati tidak hanya berfungsi sebagai hiasan. Bunga ini bisa digunakan untuk minyak wangi, farmasi, pengharum minuman teh, kosmetik, dan parfum. Khusus di Indonesia, tanaman melati banyak dikembangkan di Provinsi Jawa Tengah yakni di Tegal, Kabupaten Pemalang, dan Purbalingga.
Syarat Tanam

Tanaman melati mempunyai beberapa syarat tanam agar bisa tumbuh dengan subur. Syaratnya adalah sebagai berikut:

Iklim Menanam Tanaman Hias Melati
Tanaman ini bisa tumbuh dengan subur dengan iklim kering 2-3 bulan dan basah 5-6 bulan. Suhu udara di siang hari adalah 28-360C dan di malam hari, suhu udaranya adalah 24-300C. Kelembapan yang paling sesuai adalah 50-80% dan tanaman melati harus tumbuh di area dengan intensitas matahari yang cukup.

Media tanam Untuk Tanaman Hias Melati
Tanaman melati bisa tumbuh dengan subur di tanah andosol, podsolik merah kuning, dan latosol. Tanaman ini memerlukan tanah dengan tekstur liat sampai pasir, gembur, subur, mempunyai banyak kandungan bahan organik, dan memiliki drainase serta aerasi yang baik. Tingkat keasaman tanah yang paling baik adalah dengan pH 5-7.

Ketinggian Untuk Menanam Tanaman Hias Melati
Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah dan dataran tinggi dengan ketinggian 10-1.600 mdpl. Setiap jenis melati memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan tempat tumbuhnya. Melati putih sangat baik tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 600 mdpl. Melati bintang bisa tumbuh di ketinggian 1.600 mdpl.

Cara Budidaya Tanaman Hias Melati

Cara budidaya tanaman hias harus dilakukan dengan benar mulai dari proses pembibitan sampai penyiraman sebagai berikut:

Pembibitan Tanaman Hias Melati
Tancapkan stek di medium 1/3 dari panjang stek. Tutup wadah dengan plastik bening supaya udaranya lempap. Wadah semai adalah pot dengan ukuran besar dan medium semai terbuat dari tanah dan pasir yang bersih. Beri lubang kecil pada pot untuk memberi jalan air. Isikan medium dari 20-30 cm. Siram media menggunakan air bersih sampai basah. Siram 1-2 kali sehari. Pastikan bibit tanaman tersebut terkena sinar matahari. Pindahkan bibit setelah mempunyai akar yang kuat berumur sekitar 1-23 bulan ke polybag yang sudah berisi pupuk organik, pasir, dan tanah dengan perbandingan 1:1:1.

Pengolahan Media Tanam Tanaman Hias Melati
Bersihkan lokasi tanam dari gulma, batu, atau tanaman lain yang mengganggu. Cangkul agar gembur dan biarkan selama 15 hari. Bentuk bedeng dengan lebar 100 cm, tinggi 30 cm, dan jarak 40 cm. Berikan pupuk kandang di permukaan tanah dan campurkan dengan rata. Masukkan pupuk kandang pada setiap lubang 1 kg. Persiapan lahan bisa dilakukan di musim kemarau.

Penanaman Tanaman Hias Melati
Setiap lubang ditanam satu bibit melati. Padatkan perlahan-lahan agar akar melati menyentuh air tanah. Pada umumnya, jarak tanam melati adalah 1×1.5 m.

Pemeliharaan Tanaman Hias Melati
Cara merawat tanaman hias ini adalah melakukan penyulaman yakni mengganti tumbuhan yang mati dengan bibit baru. Hilangkan rumput liar yang berada di sekitar tanaman melati. Berikan pupuk di sekeliling tajuk tumbuhan melati. Lakukan pengairan 1-2 kali dalam sehari. Pengairan ini harus dilakukan setiap hari sampai tumbuhan berusia sekitar 1 bulan. Jangan lupa untuk memberikan pestisida pada tanaman hias melati.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Budidaya Dan Merawat Tanaman Hias Melati


Tips Seputar Cara Budidaya Dan Merawat Tanaman Hias Melati


Shares