September 4th 2016 | Category: Tanaman Sayuran

Cara menanam cabe rawit di polybag. Tanaman cabe termasuk salah satu jenis tanaman sayuran yang banyak digunakan untuk bumbu masak. Dalam kehidupan masyarakat, kita mengenal beberapa jenis cabe, mulai dari cabe merah, cabe rawit, cabe hijau dan cabe keriting. Perbedaan dari jenis tanaman cabe ini terlihat dari bentuk dan tekstur kulitnya. Menanam tanaman cabe di polybag atau budidaya cabe rawit dalam polybag adalah suatu kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Selain itu , ketika cabe berbuah, tanaman cabe ini dapat menjadi tanaman hias taman rumah. Warnanya yang merah bersinar sangatlah indah dipandang.

Cara Menanam Cabe Di Polybag Cara Menanam Cabe Di Polybag

Baca juga artikel terkait Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag di: Dan kumpulan artikel lainnya mengenai Tanaman Sayuran, .

Syarat Tumbuh Tanaman Cabe

Tanaman cabe dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga ketinggian 1400 m diatas permukaan laut. Di dataran tinggi pohon cabe masih bisa tumbuh namun produksinya tidak maksimal. Pohon cabe dapat tumbuh dengan baik dengan suhu udara antara 24 sampai 28 derajat celcius. Disamping itu , pohon cabe bisa tumbuh pada musim kemarau asalkan disiram dengan teratur sehingga kebutuhan akhirnya terpenuhi.

Cara Menyemai Bibit Cabe

Budidaya cabe rawit dalam polybag harus melewati proses penyemaian benih. Bibit cabe bisa didapatkan dengan cara membeli di toko bibit. Bibit cabe yang diperoleh dari membeli rumah sebaiknya dari produsen bibit yang terpercaya sehingga mendapatkan bibit cabe yang berkualitas.

Media penyemaian bibit cabe menggunakan polybag dari bahan plastik maupun daun-daunan. Media penyemaian bibit cabe adalah campuran tanah, arang sekam dan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Jika tidak ada arang sekam, untuk penyemaian bibit cabe juga dapat menggunakan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Sebelum dicampurkan, tanah, arang sekam dan kompos tersebut diayak terlebih dahulu agar halus. Setelah halus dimasukkan ke dalam polybag. Media penyemaian bibit cabe tersebut diberi naungan untuk menghindari matahari langsung dan air hujan. Akan lebih baik jika media penyemaian tersebut diberi jaring pelindung hama atau serangga. Susun polybag yang telah diisi media cabe dalam naungan tersebut.

Sebelum bibit cabe ditanam di polybag, rendam biji cabe dengan air hangat selama kurang lebih 3 jam. Biji cabe yang mengapung sebaiknya dibuang dan biji yang tenggelam itulah yang dijadikan benih pembibitan. Setelah itu, masukkan setiap biji cabe ke dalam lubang di polybag sedalam 0,5 cm (jangan ditabur). Jika biji cabe sudah masuk lubang, tutup dengan kompos halus. Basahi sedikit media tanam agar kelembabannya terjaga.

Cara perawatan pembibitan cabe dengan menyiram polibek pembibitan setiap pagi dan sore hari. Cara menyiram nya adalah permukaan polybag dengan kertas koran kemudian siram hingga basah. Buka kertas koran tersebut setelah biji cabe tunggu atau dalam perhitungan umur 3 hari setelah penaburan benih bibit cabe. Bibit cabe siap ditanam ketika berumur 21 sampai 24 hari dalam persemaian atau setelah tumbuh 3 sampai 4 helai daun.

Media Tanam Cabe Rawit Dalam Polybag

Untuk menanam tanaman cabe di polybag, dibutuhkan media tanam yang sesuai dengan karakteristik tanaman cabe. Pada artikel cara menanam cabe rawit di polybag kali ini kita akan menggunakan wadah dengan ukuran minimal 20 cm. Ukuran minimal ini bertujuan agar media tanam cukup kuat untuk menopang pertumbuhan tanaman cabe.

Media tanam yang akan kita masukkan ke dalam polybag adalah tanah lapisan atas, kompos, pupuk kandang dan arang sekam yang sudah dicampur terlebih dahulu. Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya adalah pupuk kandang yang telah matang. Komposisi media tanamnya adalah 1:1:1, yaitu tanah=1, pupuk kandang=1 dan arang sekam=1. Semua bahan media tanam di air sampai halus kemudian campurkan semua bahan dan tambahkan npk sebanyak 3 sendok makan. Aduk campuran tersebut hingga benar-benar rata.

Sebelum media tanam dimasukkan ke dalam polybag, lapisi bagian dalamnya terlebih dahulu dengan sabut kelapa atau pecahan genteng. Lapisan ini berguna untuk mengalirkan air agar tidak mengenali daerah perakaran tanaman cabe. Menyiapkan media tanam dalam polybag, langkah selanjutnya adalah proses penanaman cabe dalam polybag. Proses penanaman cabe rawit di polybag ini berbeda dengan penanaman cabe di lahan konvensional.

Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag

Cara menanam cabe rawit dilakukan dengan cara memindahkan bibit cabe dari media persemaian ke media tanam polybag yang sudah disiapkan. Penanaman bibit cabe ini dilakukan setelah bibit cabe berusia 21 hari atau sudah memiliki 3-4 helai daun. Penanaman bibit cabe sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Hal ini dilakukan untuk menghindari stres pada tanaman cabe. Penanaman tanaman cabe harus berlangsung serentak untuk menghindari terganggunya proses tumbuh.

Cara menanam bibit cabe adalah dengan membuka atau menyobek polybag semai. Usahakan agar media semai jangan sampai terpecah atau terberai. Buatlah lubang tanam di media tanam polybag sedalam 5 sampai 6 cm. Kemudian masukkan bibit cabe media tanamnya yang menempel di perakaran ke dalam lubang tanam. Setelah tertanam, siram tanaman cabe secukupnya untuk mempertahankan kelembaban.

Cara Merawat Tanaman Cabe

Perawatan tanaman cabe dimulai sejak saat penanamannya sampai dengan panen terakhir. Pada dua minggu pertama, tanaman cabe perlu dikontrol pertumbuhannya secara seksama. Siraman diperlukan pada saat musim kering, caranya dengan gembor. Berhati-hatilah ketika melakukan penyiraman di saat tanaman cabe belum terlalu kuat.

Tujuh hari setelah ditanam, pasang ajiran untuk menopang pohon cabe agar berdiri tegak. Pemasangan ajiran yang dilakukan sebelum tanaman berumur 7 hari dikawatirkan akan melukai perakaran. Apabila akar tanaman cabe terluka maka tanaman cabe akan mudah terserang penyakit. Cara memasang ajiran adalah dengan cara menancapkan ajir dengan jarak minimal 4 cm dari pangkal batang. Pengikatan tanaman cabe pada ajiran dilakukan setelah pohon cabe tumbuh tinggi atau berumur diatas 30 hari.

Perawatan tanaman cabe memerlukan perlakuan perempelan atau perompesan tunas. Perompesan atau pemotongan tunas ini dilakukan setelah pohon cabe berumur 21 hari setelah tanam. Cara perompesan tunas cabe adalah dengan cara memotong tunas yang tumbuh pada ketiak daun dengan tangan yang bersih. Perompesan ini dilakukan sampai terbentuk cabang utama, yang ditandai dengan kemunculan bunga pertama atau kedua.

Cara Pemupukan Tanaman Cabe

Pemupukan tambahan dilakukan setiap 2 minggu sekali atau minimal 8 kali hingga masa panen cabe periode terakhir. Pemupukan susulan dilakukan dengan pengocoran pupuk pada setiap lubang tanam. Pemupukan yang paling praktis adalah dengan menggunakan pupuk organik cair. Siramkan 100 ml larutan pupuk yang telah diajarkan pada setiap tanaman cabe. Bisa juga ditambahkan npk pada campuran tersebut.

Masa Panen Pohon Cabe

Pohon cabe mulai dapat dipanen setelah berumur 75 sampai 85 hari setelah ditanam. Proses pemanenan dilakukan dalam beberapa periode. Panen cabe bisa dilakukan setiap 2 sampai 5 hari sekali, disesuaikan dengan kondisi kematangan buah cabe. Buah cabe sebaiknya dipetik sekaligus dengan tangkainya untuk memperpanjang umur simpan. Buah cabe yang dipetik adalah yang berwarna orange. Lakukan pemetikan buah cabe pada pagi hari.

Demikianlah cara menanam cabe rawit di polybag versi situs tanamancantik.com. Bila anda ingin mengetahui cara menanam jambu biji, silahkan simak artikel cara menanam pohon jamu biji dalam pot ini. Semoga artikel yang kami tulis dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi anda.

Pencarian Seputar Artikel Budidaya Tanaman

Artikel Terkait Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag


Tips Seputar Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag


Shares